ERP DEVELOPMENT · BUSINESS SYSTEM

Jasa Pembuatan Sistem ERP untuk Operasional Bisnis yang Lebih Terintegrasi

Hubungkan data keuangan, persediaan, pembelian, penjualan, dan produksi dalam satu alur kerja. Rancang sistem ERP sesuai proses bisnis, kebutuhan pengguna, dan rencana pertumbuhan perusahaan.

Custom Workflow Integrasi Data Dashboard Bisnis

6 area operasional yang dapat dipetakan menjadi modul sesuai kebutuhan perusahaan.

Diskusikan Kebutuhan ERP
Ilustrasi software manajemen bisnis terintegrasi untuk sistem ERP perusahaan

SUMBER DATA

Terpusat

ALUR KERJA

Terhubung

01 / BUSINESS CHALLENGES

4 kendala operasional yang bisa menjadi alasan menerapkan ERP

Ketika jumlah transaksi, pengguna, dan proses bertambah, pencatatan manual atau aplikasi yang tidak saling terhubung dapat menyulitkan koordinasi. Sistem ERP membantu perusahaan merancang alur data yang lebih konsisten.

MASALAH 01

Data terpisah

Tim keuangan, gudang, dan penjualan memakai catatan berbeda sehingga rekonsiliasi membutuhkan pekerjaan tambahan.

MASALAH 02

Stok sulit dipantau

Pergerakan barang, perpindahan antargudang, dan kebutuhan pengadaan belum tercatat dalam alur yang seragam.

MASALAH 03

Laporan terlambat

Manajemen harus mengumpulkan data dari beberapa sumber sebelum menilai kinerja dan kondisi operasional.

MASALAH 04

Input berulang

Data yang sama dimasukkan berkali-kali, menambah pekerjaan administratif dan risiko kesalahan pencatatan.

02 / SYSTEM ARCHITECTURE

6 modul sistem ERP untuk kebutuhan bisnis

Daftar berikut merupakan contoh ruang lingkup modul. Pemilihan fitur, prioritas pengembangan, dan integrasi ditentukan berdasarkan hasil analisis kebutuhan.

Modul ERP keuangan untuk pencatatan transaksi dan laporan bisnis

MODUL 01

Keuangan dan akuntansi

Rancang pencatatan transaksi, piutang, utang, arus kas, dan laporan keuangan berdasarkan kebutuhan perusahaan.

Tujuan: meningkatkan konsistensi pencatatan dan visibilitas keuangan.

Modul ERP manajemen persediaan dan gudang

MODUL 02

Inventori dan gudang

Kelola penerimaan, pengeluaran, perpindahan stok, lokasi gudang, dan pencatatan persediaan dalam alur yang dirancang.

Tujuan: meningkatkan keterlacakan pergerakan barang.

Modul ERP penjualan untuk pengelolaan pesanan pelanggan

MODUL 03

Penjualan dan pelanggan

Hubungkan data pelanggan, pesanan, status transaksi, dan dokumen penjualan sesuai prosedur kerja.

Tujuan: membuat alur pesanan lebih tertata.

Modul ERP pembelian barang dan pengelolaan pemasok

MODUL 04

Pembelian dan pemasok

Dokumentasikan permintaan pembelian, pesanan pemasok, penerimaan barang, dan persetujuan pengadaan.

Tujuan: memperjelas proses pengadaan.

Modul ERP untuk perencanaan produksi dan operasional manufaktur

MODUL 05

Produksi dan operasional

Sesuaikan sistem untuk perencanaan produksi, pemakaian material, progres pekerjaan, dan pemantauan proses.

Tujuan: membantu memantau aktivitas operasional.

Modul dashboard dan laporan ERP untuk analisis kinerja perusahaan

MODUL 06

Dashboard dan laporan

Susun indikator bisnis, ringkasan transaksi, dan laporan sesuai kebutuhan masing-masing peran pengguna.

Tujuan: mendukung keputusan berdasarkan data.

03 / COST REFERENCE

Contoh angka untuk memahami biaya ERP

Biaya jasa pengembangan ERP custom harus dihitung dari ruang lingkup proyek. Sebagai pembanding pasar, berikut contoh harga lisensi software ERP siap pakai yang dipublikasikan Odoo.

ODOO STANDARD

US$24,90

per pengguna/bulan pada harga yang ditampilkan

10 pengguna: US$249/bulan

25 pengguna: US$622,50/bulan

ODOO CUSTOM

US$49,00

per pengguna/bulan pada harga yang ditampilkan

10 pengguna: US$490/bulan

25 pengguna: US$1.225/bulan

Sumber: halaman harga resmi Odoo. Total di atas adalah perkalian harga per pengguna dengan jumlah pengguna, bukan penawaran DevSoftware. Harga dapat berbeda mengikuti periode penagihan, diskon, pajak, hosting, dan ketentuan paket. Periksa harga Odoo terbaru →

Bagaimana dengan harga ERP custom?

Estimasi pengembangan perlu memperhitungkan lebih dari jumlah pengguna. Setidaknya, petakan komponen biaya berikut:

01. Analisis

Pemetaan kebutuhan dan proses bisnis.

02. Pengembangan

Modul, hak akses, dan workflow.

03. Integrasi

API, sistem lama, dan pertukaran data.

04. Operasional

Infrastruktur, backup, support, dan pemeliharaan.

04 / MARKET REFERENCE

Apa yang bisa dipelajari dari penyedia ERP lain?

Mempelajari informasi publik dari penyedia ERP membantu perusahaan memahami variasi fitur, model harga, dan pendekatan implementasi. Angka berikut adalah referensi pihak lain, bukan statistik kinerja DevSoftware.

REFERENSI PENYEDIA

1.750+

Perusahaan yang dilayani

Halaman skema harga HashMicro menyebut pengalaman melayani lebih dari 1.750 perusahaan. Angka ini merupakan klaim penyedia tersebut.

Buka sumber HashMicro →

REFERENSI IMPLEMENTASI

2–3 bulan

Estimasi yang diklaim HashMicro

HashMicro menyebut rata-rata implementasi 2–3 bulan pada halaman tersebut, serta kurang dari 1 minggu untuk sistem tanpa migrasi data pada kondisi yang dijelaskan. Angka ini bukan jaminan universal.

Baca konteks sumber →

CONTOH PROYEK ERP

10 bulan

Implementasi di City of Tampa

Oracle menceritakan implementasi ERP, HCM, dan SCM cloud di City of Tampa yang berjalan dalam 10 bulan setelah menghilangkan 8.500 kustomisasi lama. Ini contoh spesifik, bukan standar durasi semua proyek ERP.

Baca referensi Oracle →

Sumber angka: halaman resmi penyedia terkait. Perbedaan ruang lingkup, metode implementasi, dan kondisi organisasi membuat angka tersebut tidak dapat dijadikan perbandingan langsung tanpa konteks.

05 / IMPLEMENTATION ROADMAP

5 tahapan dalam proyek pengembangan ERP

Pembagian fase membantu perusahaan menyepakati ruang lingkup, tanggung jawab, kebutuhan data, jadwal, dan kriteria penerimaan sebelum sistem digunakan.

TAHAP 01

Discovery

Memetakan proses, pengguna, kendala, prioritas, dan hasil yang diharapkan.

TAHAP 02

Desain sistem

Menetapkan arsitektur, hak akses, rancangan antarmuka, dan alur persetujuan.

TAHAP 03

Development

Mengembangkan modul, integrasi, validasi data, dan fungsi sesuai ruang lingkup.

TAHAP 04

Testing & training

Menguji skenario kerja, memperbaiki temuan, dan menyiapkan pengguna.

TAHAP 05

Go-live & support

Menjalankan sistem, memantau kendala awal, dan mengevaluasi hasil penerapan.

Catatan timeline: jangan menetapkan janji implementasi hanya berdasarkan jumlah modul. Migrasi data, integrasi, pengujian, dan kesiapan tim dapat memengaruhi jadwal.

Referensi pendekatan implementasi: Oracle ERP Implementation Project Plan.

Dashboard informasi bisnis untuk membantu pemantauan kinerja ERP

06 / DATA GOVERNANCE

5 aspek penting dalam pengelolaan data ERP

Sistem ERP menghubungkan proses penting perusahaan. Karena itu, desain sistem perlu mencakup kontrol akses dan prosedur pengelolaan data.

  1. Hak akses: atur akses berdasarkan tanggung jawab pengguna.
  2. Audit aktivitas: tentukan pencatatan perubahan dan transaksi yang diperlukan.
  3. Backup: buat jadwal pencadangan dan prosedur pemulihan.
  4. Pengujian: periksa fungsi, integrasi, dan keamanan sebelum go-live.
  5. Dokumentasi: siapkan panduan penggunaan dan prosedur operasional.
Pelajari perlindungan data transaksi →

07 / INDUSTRY APPLICATION

Sistem ERP untuk 4 kategori industri

Setiap industri memiliki kebutuhan berbeda. Pemetaan proses bisnis membantu menentukan modul yang relevan dan menghindari pengembangan fitur yang tidak diperlukan.

Distribusi

Stok, pengiriman, pesanan pelanggan, dan koordinasi pemasok.

Lihat solusi distribusi →

Manufaktur

Material, perencanaan produksi, progres pekerjaan, dan biaya.

Lihat solusi manufaktur →

Perusahaan dagang

Pembelian, penjualan, persediaan, dan laporan transaksi.

Lihat ERP perusahaan dagang →

Konstruksi

Pengadaan proyek, anggaran, dokumentasi, dan pemantauan progres.

Lihat solusi konstruksi →

08 / SERVICE COVERAGE

Jasa pembuatan sistem ERP untuk bisnis di berbagai kota Indonesia

Pembahasan kebutuhan ERP dapat mencakup perusahaan di wilayah berikut. Metode koordinasi, pertemuan, dan dukungan implementasi ditentukan berdasarkan kebutuhan proyek.

Jawa Timur · 10 kota

Surabaya, Malang, Sidoarjo, Kediri, Jember, Madiun, Gresik, Pasuruan, Mojokerto, dan Tuban.

Jawa Tengah & DIY · 6 kota

Semarang, Solo, Surakarta, Magelang, Pekalongan, dan Yogyakarta.

Jawa Barat & Jabodetabek · 7 kota

Bandung, Bekasi, Depok, Bogor, Tasikmalaya, Jakarta, dan Tangerang.

Luar Pulau Jawa · 7 kota

Makassar, Medan, Palembang, Denpasar, Balikpapan, Samarinda, dan Banjarmasin.

Total cakupan yang dicantumkan: 30 penyebutan kota. Solo dan Surakarta adalah nama untuk kota yang sama, sehingga jumlah lokasi uniknya adalah 29 kota.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Jasa pembuatan sistem ERP mencakup analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, pengujian, dan penerapan sistem untuk menghubungkan proses bisnis. Cakupannya dapat meliputi keuangan, persediaan, penjualan, pembelian, produksi, dan pelaporan. Jumlah modul ditentukan berdasarkan kebutuhan perusahaan.

Biaya bergantung pada ruang lingkup modul, kompleksitas alur kerja, integrasi, migrasi data, infrastruktur, dan dukungan setelah implementasi. Sebagai pembanding, halaman harga resmi Odoo menampilkan paket Standard US$24,90 dan Custom US$49 per pengguna per bulan pada harga yang tercantum. Angka tersebut merupakan referensi lisensi Odoo, bukan harga jasa pengembangan ERP custom dari DevSoftware.

Durasi bergantung pada kompleksitas proyek, kesiapan data, integrasi, jumlah pengguna, pengujian, dan pelatihan. Sebagai referensi, HashMicro menyebut rata-rata 2–3 bulan pada halaman skema harga mereka, sedangkan proyek City of Tampa yang dibahas Oracle berjalan selama 10 bulan untuk ERP, HCM, dan SCM cloud. Kedua contoh tersebut memiliki konteks berbeda dan bukan jaminan durasi bagi proyek lain.

Integrasi dapat dirancang jika sistem yang terhubung mendukung metode pertukaran data yang sesuai. Pemeriksaan teknis perlu mencakup ketersediaan API, format data, autentikasi, kebutuhan sinkronisasi, dan batasan sistem lama. Hasil analisis menentukan metode integrasi yang layak.

Siapkan gambaran proses bisnis, kendala utama, daftar aplikasi yang digunakan, kebutuhan laporan, jumlah pengguna, dan integrasi yang diinginkan. Tentukan juga penanggung jawab dari setiap departemen dan kriteria penerimaan sistem. Persiapan tersebut membantu memperjelas prioritas, estimasi, dan ruang lingkup proyek.

NEXT STEP / ERP CONSULTATION

Mulai dari proses bisnis, lalu tentukan sistem ERP yang tepat

Petakan kebutuhan, tentukan prioritas modul, dan diskusikan pendekatan pengembangan yang sesuai dengan operasional perusahaan.

Diskusikan Kebutuhan ERP

Jelajahi Solusi Software Bisnis Lainnya

Temukan solusi software yang relevan untuk integrasi operasional, pengelolaan produksi, distribusi, dan pengembangan sistem perusahaan.

 

Pilih solusi sesuai kebutuhan dan proses bisnis perusahaan untuk mendukung pengelolaan operasional yang lebih terintegrasi.

Referensi angka dan bacaan lanjutan

Harga, angka implementasi, dan jumlah perusahaan yang disebutkan merupakan referensi dari sumber masing-masing. Informasi tersebut bukan jaminan harga, hasil, atau durasi proyek DevSoftware.

Kami siap membantu mewujudkan solusi kebutuhan organisasi Anda dan siap berkomitmen hubungan jangka panjang. Mari berdiskusi bersama kami untuk menemukan solusi terbaik bagi kebutuhan Anda! Kontak no. WA: 081-216-309-410! Atau klik tombol hijau di bawah ini!

 Develop by Amanah Solution 2026 | Cassiopeia Extended
 Joomla 6 Framework!